Cara membaca daftar

Cara kerja peringkat

Kami tidak menilai siapa yang “terbaik”. Anda yang mengurutkan, dan kami menjaga agar perbandingannya adil. Berikut cara daftar disusun.

01

Tidak ada satu “skor” tunggal

Anda tidak akan menemukan angka “skor 8,7/10” di sini. Meracik satu nilai dari campuran menang-kalah, jumlah perkara, dan lain-lain terlihat meyakinkan tapi menyembunyikan asumsi dan mudah menyesatkan.

Sebagai gantinya, kami menampilkan beberapa angka apa adanya (jumlah perkara, tingkat dikabulkan, spesialisasi) dan membiarkan Anda memilih atas dasar apa daftar diurutkan.

02

Anda yang menentukan urutan

Di halaman direktori tersedia empat cara mengurutkan:

Jumlah perkara
Urutan bawaan

Kuasa hukum dengan perkara terbanyak di bidang yang dipilih tampil lebih dulu, sebagai ukuran pengalaman dan jam terbang.

Tingkat dikabulkan

Diurutkan dari persentase permohonan yang dikabulkan tertinggi. Paling bermakna dibaca dalam satu bidang (lihat bagian bandingkan setara).

Nama (A–Z)

Urutan abjad, untuk menelusuri tanpa memberi bobot pada angka apa pun.

03

Bandingkan dalam bidang yang sama

Ini bagian terpenting. Tingkat dikabulkan sangat dipengaruhi jenis sengketanya, bukan semata kemampuan kuasa hukum. Sebagian bidang secara struktural memang lebih sulit dimenangkan.

Buktinya ada di data kami sendiri, tingkat dikabulkan rata-rata sangat berbeda antar bidang:

Pajak Daerah
100%
PPh
81%
PPN
79%
Bea & Cukai
45%
PBB
39%
Gugatan
36%
Lainnya
0%

Rata-rata tingkat dikabulkan per bidang, dari seluruh perkara substantif dalam data.

Karena itu, saat Anda memfilter satu bidang lebih dulu (mis. “Bea & Cukai”), daftar yang muncul membandingkan orang-orang yang menangani sengketa serupa: setara, apple-to-apple. Membandingkan angka mentah lintas-bidang bisa keliru.
04

Siapa yang muncul saat difilter

Saat Anda memilih sebuah bidang, kami menampilkan kuasa hukum yang benar-benar berfokus di bidang itu, yakni bidang tersebut mencakup ≥ 25% perkaranya dan minimal 3 perkara. Angka yang ditampilkan pada kartu pun angka di bidang itu, bukan gabungan semua bidang.

05

Yang tidak kami lakukan

Tidak ada gelar “terbaik” atau juara

Kami tidak memberi badge “Top Lawyer” atau memeringkat siapa yang “paling hebat”. Hanya data dan filter.

Tidak menjual posisi

Urutan tidak bisa dibeli. Rekam jejak yang menentukan, bukan iklan.

Tidak ada daftar “terburuk”

Kami tidak pernah membuat pemeringkatan dari yang paling jelek; itu tidak adil dan menyesatkan.

Tidak melebur jadi satu angka

Kami tidak meracik satu “skor 0–100” dari campuran metrik. Angka campuran terlihat meyakinkan tapi tak bisa dipertanggungjawabkan.

Ingin tahu asal angkanya?

Sumber data dan definisi tiap istilah ada di halaman metodologi.