Ringkasan profil & rekam jejak
Sumber · Putusan Pengadilan Pajak

Vina Atika

Rekam jejak profesional berdasarkan dokumen putusan Pengadilan Pajak yang telah terstruktur.

Spesialis Bea & CukaiBatam
Lihat berdampinganBandingkan profilKontak diisi sendiri oleh pemilik profil
6
Total perkara
50%
Tingkat dikabulkan
1
Klien unik
2022–2022
Rentang tahun

Profil belum diklaim. Data ini dihasilkan otomatis dari putusan Pengadilan Pajak. Apakah ini Anda?

Klaim profil ini
Statistik perkara

Rekam jejak hasil putusan

50%
permohonan dikabulkan (seluruh/sebagian) dari 6 perkara substantif
0 perkara prosedural
putusan pendek, tidak dihitung
Dikabulkan3
Ditolak3

"Putusan prosedural" mencakup putusan yang tidak dapat diterima, pencabutan, atau pembetulan; perkara gugur karena syarat formal, sehingga dikeluarkan dari perhitungan tingkat keberhasilan.

Rincian kategori putusan

6 perkara
Menolak350%
Mengabulkan Seluruhnya350%

Kategori diambil apa adanya dari amar putusan di database. Warna menandai pengelompokan: hijau = dikabulkan, kuning = sebagian, merah = ditolak, abu = prosedural.

Spesialisasi

Sebaran bidang perkara

Hakim ketua

Pengalaman di hadapan majelis

Tercatat beracara di hadapan 1 hakim ketua Pengadilan Pajak.

Usman Pasaribu, S.Sos., M.H6 perkara

Angka adalah jumlah perkara yang ditangani di hadapan hakim ketua tersebut, sebagai gambaran pengalaman beracara, bukan penilaian terhadap hakim.

6 putusan terbaru

Riwayat perkara

Nomor PutusanJenisHasil
PUT-006345.19/2021/PP/M.XVllA Tahun 2022
2022
Bea Masuk / Nilai PabeanDikabulkan
PUT-006344.19/2021/PP/M.XVllA Tahun 2022
2022
Bea Masuk / Nilai PabeanDitolak
PUT-005761.47/2021/PP/M.XIXB Tahun 2022
2022
Non Tarif & Non Nilai Pabean (SPKTNP)Dikabulkan
PUT-005760.19/2021/PP/M.XVIIA Tahun 2022
2022
Bea Masuk / Nilai PabeanDitolak
PUT-004063.19/2021/PP/M.XVIIA Tahun 2022
2022
Bea Masuk / Nilai PabeanDikabulkan
PUT-001435.19/2021/PP/M.XVIIA Tahun 2022
2022
Bea Masuk / Nilai PabeanDitolak

Menampilkan sampel putusan terbaru yang tercatat atas nama kuasa hukum ini.

Laporkan kekeliruan data