Ringkasan profil & rekam jejak
Sumber · Putusan Pengadilan Pajak

Muhammad Fajar Putranto, S.E

Rekam jejak profesional berdasarkan dokumen putusan Pengadilan Pajak yang telah terstruktur.

Spesialis PPHYogyakarta
Lihat berdampinganBandingkan profilKontak diisi sendiri oleh pemilik profil
5
Total perkara
60%
Tingkat dikabulkan
5
Klien unik
2019–2020
Rentang tahun

Profil belum diklaim. Data ini dihasilkan otomatis dari putusan Pengadilan Pajak. Apakah ini Anda?

Klaim profil ini
Statistik perkara

Rekam jejak hasil putusan

60%
permohonan dikabulkan (seluruh/sebagian) dari 5 perkara substantif
0 perkara prosedural
putusan pendek, tidak dihitung
Dikabulkan2
Sebagian1
Ditolak2

"Putusan prosedural" mencakup putusan yang tidak dapat diterima, pencabutan, atau pembetulan; perkara gugur karena syarat formal, sehingga dikeluarkan dari perhitungan tingkat keberhasilan.

Rincian kategori putusan

5 perkara
Mengabulkan Seluruhnya240%
Menolak240%
Mengabulkan Sebagian120%

Kategori diambil apa adanya dari amar putusan di database. Warna menandai pengelompokan: hijau = dikabulkan, kuning = sebagian, merah = ditolak, abu = prosedural.

Spesialisasi

Sebaran bidang perkara

Hakim ketua

Pengalaman di hadapan majelis

Tercatat beracara di hadapan 5 hakim ketua Pengadilan Pajak.

Drs. Seno S.B. Hendra, M.M1 perkara
Rasono, Ak., M.Si1 perkara
Drs. Didi Hardii Kk1 perkara
Drs. Haryono, Ak1 perkara
Ali Hakim, S.H., S.E., Ak., M.Si., CA1 perkara

Angka adalah jumlah perkara yang ditangani di hadapan hakim ketua tersebut, sebagai gambaran pengalaman beracara, bukan penilaian terhadap hakim.

5 putusan terbaru

Riwayat perkara

Nomor PutusanJenisHasil
PUT-112898.15/2013/PP/Ivl.IIB Tahun 2020
2020
PPh 25/29 BadanSebagian
PUT-104206.15/2009/PP/M.XA Tahun 2020
2020
PPh 25/29 BadanDitolak
PUT-114533.16/2011/PP/M.VIIIA Tahun 2019
2019
PPNDikabulkan
Put 108907.15/2013/PP/M.XVA Tahun 2019
2019
PPh 25/29 BadanDitolak
002437.35.2018w
2019
PPh 23/26 FinalDikabulkan

Menampilkan sampel putusan terbaru yang tercatat atas nama kuasa hukum ini.

Laporkan kekeliruan data