Ringkasan profil & rekam jejak
Sumber · Putusan Pengadilan Pajak

Joseph Yulianto Gemiartha

Rekam jejak profesional berdasarkan dokumen putusan Pengadilan Pajak yang telah terstruktur.

Spesialis PPNYogyakarta
Lihat berdampinganBandingkan profilKontak diisi sendiri oleh pemilik profil
8
Total perkara
100%
Tingkat dikabulkan
1
Klien unik
2019–2019
Rentang tahun

Profil belum diklaim. Data ini dihasilkan otomatis dari putusan Pengadilan Pajak. Apakah ini Anda?

Klaim profil ini
Statistik perkara

Rekam jejak hasil putusan

100%
permohonan dikabulkan (seluruh/sebagian) dari 8 perkara substantif
0 perkara prosedural
putusan pendek, tidak dihitung
Dikabulkan4
Sebagian4

"Putusan prosedural" mencakup putusan yang tidak dapat diterima, pencabutan, atau pembetulan; perkara gugur karena syarat formal, sehingga dikeluarkan dari perhitungan tingkat keberhasilan.

Rincian kategori putusan

8 perkara
Mengabulkan Sebagian450%
Mengabulkan Seluruhnya450%

Kategori diambil apa adanya dari amar putusan di database. Warna menandai pengelompokan: hijau = dikabulkan, kuning = sebagian, merah = ditolak, abu = prosedural.

Spesialisasi

Sebaran bidang perkara

Hakim ketua

Pengalaman di hadapan majelis

Tercatat beracara di hadapan 1 hakim ketua Pengadilan Pajak.

Drs. A. Martin Wahidin8 perkara

Angka adalah jumlah perkara yang ditangani di hadapan hakim ketua tersebut, sebagai gambaran pengalaman beracara, bukan penilaian terhadap hakim.

8 putusan terbaru

Riwayat perkara

Nomor PutusanJenisHasil
PUT-108062.16/2012/PP/M.XIA Tahun 2019
2019
PPNDikabulkan
PUT -108061.16/2012/PP/MXIA Tahun 2019
2019
PPNSebagian
PUT-108047.16/2011/PP/M.XIA Tahun 2019
2019
PPNDikabulkan
PUT-108044.16/2011/PP/M.XIA Tahun 2019
2019
PPNDikabulkan
PUT-108040.16/2011/PP/M.XIA Tahun 2019
2019
PPNSebagian
PUT -108038.16/2011/PP/MXIA Tahun 2019
2019
PPNDikabulkan
PUT-108035.15/2012/PP/M.XIA Tahun 2019
2019
PPh 25/29 BadanSebagian
PUT-108034.15/2011/PP/M.XIA Tahun 2019
2019
PPh 25/29 BadanSebagian

Menampilkan sampel putusan terbaru yang tercatat atas nama kuasa hukum ini.

Laporkan kekeliruan data