Ringkasan profil & rekam jejak
Sumber · Putusan Pengadilan Pajak

Arif Fadila Prasetia

Rekam jejak profesional berdasarkan dokumen putusan Pengadilan Pajak yang telah terstruktur.

Spesialis PPHMakassar
Lihat berdampinganBandingkan profilKontak diisi sendiri oleh pemilik profil
43
Total perkara
65%
Tingkat dikabulkan
8
Klien unik
2023–2025
Rentang tahun

Profil belum diklaim. Data ini dihasilkan otomatis dari putusan Pengadilan Pajak. Apakah ini Anda?

Klaim profil ini
Statistik perkara

Rekam jejak hasil putusan

65%
permohonan dikabulkan (seluruh/sebagian) dari 40 perkara substantif
1 perkara prosedural
putusan pendek, tidak dihitung
Dikabulkan12
Sebagian14
Ditolak14
Prosedural1
Lain2

"Putusan prosedural" mencakup putusan yang tidak dapat diterima, pencabutan, atau pembetulan; perkara gugur karena syarat formal, sehingga dikeluarkan dari perhitungan tingkat keberhasilan.

Rincian kategori putusan

43 perkara
Mengabulkan Sebagian1433%
Menolak1433%
Mengabulkan Seluruhnya1228%
Membetulkan Kesalahan Tulis dan/atau Kesalahan Hitung12%
Belum teridentifikasi25%

Kategori diambil apa adanya dari amar putusan di database. Warna menandai pengelompokan: hijau = dikabulkan, kuning = sebagian, merah = ditolak, abu = prosedural.

Spesialisasi

Sebaran bidang perkara

Hakim ketua

Pengalaman di hadapan majelis

Tercatat beracara di hadapan 11 hakim ketua Pengadilan Pajak.

Drs. Uming, M.Si13 perkara
Muhammad Amin, S.E., M.Si11 perkara
Masdi, S.E., M.Si6 perkara
Murni Djunita Manalu, S.E., Ak., M.M4 perkara
Dian Dahtiar, S.H., M.M2 perkara
Budi Setyawan M.N.Y., Ak., M.A2 perkara
Maj.elis , Masdi, S.E., M.Si1 perkara
Drs. Mokhamad Khifni, Ak., M.M1 perkara
Lukman Latif, S.E., S.H., Ak., M.M1 perkara
Masgdi, S.E., M.Si1 perkara
Ahmad Komara, Ak., M.A., Ph.D1 perkara

Angka adalah jumlah perkara yang ditangani di hadapan hakim ketua tersebut, sebagai gambaran pengalaman beracara, bukan penilaian terhadap hakim.

40 putusan terbaru

Riwayat perkara

Nomor PutusanJenisHasil
PUT-010110.15/2022/PP/M.VA Tahun 2025
2025
PPh 25/29 BadanDikabulkan
PUT-010110.15/2021/PP/M.VA Tahun 2025
2025
PPh 25/29 BadanLain
PUT-010109.13/2022/PP/M.VA Tahun 2025
2025
PPh 26Dikabulkan
PUT-010109.13/2022/PP/M.VA Tahun 2025
2025
PPh 26Lain
PUT-009997.16/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPNDikabulkan
PUT-009996.16/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPNDikabulkan
PUT-009995.16/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPNDikabulkan
PUT-009994.16/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPNDikabulkan
PUT-009993.16/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPNDikabulkan
PUT-009992.16/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPNDikabulkan
PUT-009991.16/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPNDikabulkan
PUT-009990.16/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPNDikabulkan
PUT-009989.16/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPNDikabulkan
PUT-009988.16/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPNDikabulkan
PUT-009987.15/2022/PP/M.IVA Tahun 2025
2025
PPh 25/29 BadanSebagian
PUT-003867.13.2023w
2025
PPh 26Sebagian
PUT-003866.15.2023w
2025
PPh 25/29 BadanSebagian
008012.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008011.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008010.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008009.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008008.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008007.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008006.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008005.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008004.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008003.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008002.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008001.13.2024w
2025
PPh 26Ditolak
008000.15.2024w
2025
PPh 25/29 BadanDitolak
PUT-008332.13/2023/PP/M.VIA Tahun 2024
2024
PPh 26Sebagian
PUT-008331.13/2023/PP/M.VIA Tahun 2024
2024
PPh 26Sebagian
PUT-008330.13/2023/PP/M.VIA Tahun 2024
2024
PPh 26Sebagian
PUT-008329.13/2023/PP/M.VIA Tahun 2024
2024
PPh 26Ditolak
PUT-006993.13/2022/PP/M.XIIA Tahun 2024
2024
PPh 26Sebagian
PUT-006992.13/2022/PP/M.XIIA Tahun 2024
2024
PPh 26Sebagian
PUT-006991.13/2022/PP/M.XIIA Tahun 2024
2024
PPh 26Sebagian
PUT-006990.13/2022/PP/M.XIIA Tahun 2024
2024
PPh 26Sebagian
PUT-006988.13/2022/PP/M.XIIA Tahun 2024
2024
PPh 26Sebagian
PUT-006987.13/2022/PP/M.XIIA Tahun 2024
2024
PPh 26Sebagian

Menampilkan sampel putusan terbaru yang tercatat atas nama kuasa hukum ini.

Laporkan kekeliruan data